Tips Belajar Bahasa Inggris Secara Otodidak - Salah Loebang

Salah Loebang

Tips dan trik serta manfaat

Home Top Ad

Post Top Ad

Senin, 08 Juli 2019

Tips Belajar Bahasa Inggris Secara Otodidak

Anda pasti sudah tahu, bahwa jaman sekarang seorang pelamar yang ingin mendapatkan pekerjaan. Setidaknya memahami bahasa inggris pasif jika ingin bekerja disebuah perusahaan menengah yang sudah ternama. 

sebab jika ingin bekerja diperusahaan besar, tentunya mereka sangat merekomendasikan penerimaan karyawan bahasa inggris yang sudah aktif,. dengan catatan posisi yang anda incar setidaknya mempunyai kedudukan yang bergaji besar. 

Bahasa Inggris memang cukup rumit bila pemahaman dasarnya kurang baik, namun bila kamu sudah paham betul, bahasa Inggris akan terasa jauh lebih mudah. 

untuk itu admin akan mengulas hal tersebut yaitu tips belajar bahasa inggris secara cepat.
Berikut dasar-dasar bahasa Inggris yang harus anda pahami:

1. Tenses (Pelajari Bentuk Kata )
Tenses atau bentuk kata merupakan elemen paling penting dan mendasar untuk mempelajari bahasa Inggris.


Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris yang berguna untuk menunjukkan kondisi waktu terjadinya suatu peristiwa.

Waktu yang ditunjukkan bisa masa lalu, masa kini atau sekarang, dan masa depan.
Karena memahami tenses merupakan hal yang paling mendasar dalam mempelajari bahasa Inggris, maka tidak aneh bila tenses berada di halaman atau bab pertama dalam buku belajar bahasa Inggris.

Jika kamu berhasil menguasai dan memahami semua tenses yang ada, maka bisa dikatakan bahwa kamu sudah menguasai bahasa Inggris sebanyak 60%.

Jadi, jika kamu sudah memahami apa itu tenses, kemungkinan besar, interaksi apapun yang kamu lakukan dalam bahasa Inggris, baik itu menulis atau berbicara, kamu sudah dapat dikatakan “benar”.

Lalu, tenses itu apa aja sih?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tenses merupakan gabungan atas dua komponen dasar yang tidak bisa dipisahkan, yaitu waktu dan peristiwa.

Waktu:
*Present / Sekarang.
*Past / Masa lalu.
*Future / Masa yang akan datang.
*Past Future / Rencana dimasa lalu.

Peristiwa:
*Simple / Aktifitas sederhana.
*Continuous / Aktivitas yang sedang berlangsung.
*Perfect / Aktivitas yang telah usai.
*Perfect Continuous / Aktifitas yang sedang berlangsung dengan durasi waktu.

Maka, dari rangkaian waktu dan peristiwa tersebut, kamu bisa menggabungkannya sehingga mendapatkan rumus tenses sebagai berikut :

Rumus sudah ada, pengertian juga sudah dijabarkan. Sekarang tinggal dipraktikan dalam kalimat bahasa Inggris sehingga menjadi terbiasa aja kan?

Contoh :
 Event/Time 
 Present 
 Past 
 Future 
 Past Future 
 Simple I eat I ate I will eat  I would eat 
 Continuous I am eating  I was eating  I will be eating  I would be eating 
 Perfect  I have eaten  I had eaten  I will have eaten  I would have eaten 
 Perfect Continuous  have been eating  I had been eating  I will have been eating  I would have been eating 

2. Listening (Mendengarkan )
Setelah kamu memahami tentang tenses, dasar-dasar belajar bahasa Inggris selanjutnya adalah mendengarkan atau listening.


Listening merupakan salah satu skill atau kemampuan bahasa Inggris yang penerapannya adalah dengan mendengarkan kosakata di dalam kalimat berbahasa Inggris.

Dengan mendengarkan, secara tidak langsung nantinya kamu akan terbiasa dengan istilah-istilah bahasa Inggris dan juga bisa memahami apa yang dikatakan orang lain jika berbicara dalam bahasa Inggris.

Salah satu cara cepat belajar bahasa Inggris adalah dengan membiasakan diri mendengarkan kata-kata dalam bahasa Inggris. Semakin kamu familiar dengan kosakata yang didengarkan maka akan semakin mudah juga kamu mempelajarinya.

Jadi sangat disarankan untuk kamu menonton video percakapan atau mendengarkan lagu berbahasa Inggris.

3. Reading (Membaca)
Jika listening sudah dikuasai, maka dasar-dasar belajar bahasa Inggris yang penting dikuasai selanjutnya adalah membaca atau reading.


Dengan membaca beberapa teks atau kalimat berbahasa Inggris, hal itu akan membuat kamu lebih peka terhadap struktur kata yang terbentuk dalam bahasa Inggris. Dari situlah kamu akan belajar mengenai banyaknya kosakata dalam bahasa Inggris. Terlebih, kamu pun akan mendapatkan kosakata-kosakata baru hanya dengan membaca teks-teks berbahasa Inggris.

Perlahan, kamu akan mendapatkan referensi di dalam menulis ataupun mengoreksi kalimat-kalimat dalam bahasa Inggris. Hal itu tentu sangat bermanfaat untuk mengembangkan skill kamu dalam berbahasa Inggris bukan?

Kamu hanya perlu meluangkan waktu untuk membaca. Bila artikel atau Koran masih terlalu sulit bagimu, jangan malu untuk memulainya dari buku cerita anak-anak. Mengapa buku cerita anak-anak? Kosakata dan bentuk kalimat dalam buku anak-anak masih belum rumit dan masih lebih mudah untuk dipahami oleh pemula.

Kamu juga bisa membaca lirik lagu kesukaanmu sambil mendengarkan lagunya. Di situ kamu telah melakukan melatih dua kemampuan bahasa Inggrismu, listening dan reading.

4. Writing (Menulis)
Setelah mahir dalam listening dan reading, maka selanjutnya adalah writing.
Ya, writing adalah menulis dan tentu menjadi salah satu dasar dalam belajar bahasa Inggris. Pasalnya, dengan menulis dalam bahasa Inggris, kamu jadi bisa melihat sejauh mana sih kemahiranmu dalam berbahasa Inggris.


Menulis dalam bahasa Inggris akan membuatmu mengerti tentang kemampuanmu dalam berbahasa Inggris, entah itu dari tata bahasa ataupun kosa kata. Dengan itu, kamu bisa donk memperbaiki kelemahan itu dengan berlatih dan berlatih sehingga nantinya kelemahan itu tertutupi dan tidak ada sama sekali.

Intinya, writing ini menjadi salah satu penerapan dari tiga skill yang sudah dijelaskan sebelumnya. Setelah memahami tenses dalam bahasa Inggris, mendengarkan kalimat-kalimat bahasa Inggris serta membaca kalimat berbahasa Inggris, selanjutnya adalah mempraktikannya ke dalam tulisan.

Untuk mempelajari bagaimana menulis bahasa Inggris dengan baik, semua bisa dipelajari dalam buku Practice and Progress karya L.G. Alexander yaitu tahapannya adalah sebagai berikut :

1. Baca cerita dalam bahasa Inggris
2. Buka kamus kosa kata baru yang ditemui dalam cerita tersebut
3. Baca kembali kemudian pahami
4. Jawab pertanyaan tertulis tanpa melihat bacaan
5. Ceritakan kembali cerita tersebut dari sudut pandang kamu sendiri.

5. Speaking (Berbicara)
Setelah empat dasar-dasar belajar bahasa Inggris di atas sudah dikuasai dengan baik, selanjutnya adalah yang terakhir yaitu speaking atau berbicara.

belajar Speaking (Berbicara) inggris

Ini adalah akhir dari sekian banyak hal tentang dasar-dasar berbahasa Inggris. Setelah tenses, mendengar, membaca, dan menulis, hal paling akhir dari dasar-dasar berbahasa Inggris adalah berbicara.

Dengan berbicara dalam bahasa Inggris, kamu akan senantiasa terbiasa dengan kata-kata asing yang mungkin terasa sulit diucapkan oleh orang awam. Meski perlahan, jika sering dilatih, hal itu akan membuat skill speaking kamu terdengar fasih seperti bule.

Bagaimana cara mengasahnya? Cari teman untuk berbincang dalam bahasa Inggris. Rajin-rajinlah berbincang dengannya dalam bahasa Inggris. Ini akan membuatmu terbiasa dan mempermudah dalam mempelajari bahasa Inggris. Semua bisa karena terbiasa kan?

itulah dasar-dasar belajar bahasa Inggris secara otodidak yang dapat kamu terapkan di rumah atau di manapun. Namun yang terpenting bukan dasar-dasar belajar bahasa Inggrisnya, Tetapi kemauan untuk belajar dan berlatih. Keep Spirit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad